Project Theme: Small Space, Endless Possibilities
Project Location: Cluster Golden, North Bekasi
Room Size: 2,7 m X 2,2 m
Service: Design & Build by @petite.castle
Project Done: June 2026
Memiliki kamar berukuran 2,7 × 2,2 meter bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan. Justru dengan perencanaan yang tepat, ruang mungil dapat berubah menjadi kamar yang terasa lega, rapi, dan mampu mengikuti kebutuhan anak hingga bertahun-tahun.
Pada project kali ini, klien menginginkan sebuah kamar yang tetap memiliki area tidur, ruang santai untuk menonton TV, serta penyimpanan yang maksimal. Tim Petite Castle kemudian menghadirkan solusi melalui desain bunkbed multifungsi dengan nuansa putih dan kayu natural yang hangat dan timeless.
Fokus utama desain ini adalah memanfaatkan ruang secara vertikal agar lantai tetap terasa lapang. Alih-alih memenuhi kamar dengan banyak furnitur terpisah, seluruh elemen dibuat saling terintegrasi sehingga aktivitas tidur, bermain, dan menyimpan barang dapat berlangsung dalam satu ruang yang efisien. Hasil akhirnya adalah kamar kecil yang tetap terasa nyaman untuk hari ini sekaligus fleksibel untuk masa depan.
Warna menjadi salah satu elemen penting dalam membuat kamar kecil terasa lebih lega. Oleh karena itu, desain ini menggunakan kombinasi putih dan kayu natural yang memberikan kesan bersih, hangat, sekaligus mudah dipadukan dengan dekorasi baru seiring bertambahnya usia anak.

Area atas bunkbed dirancang sebagai tempat tidur utama yang nyaman sekaligus memberikan privasi lebih bagi anak. Dengan memanfaatkan tinggi ruangan, bagian bawah dapat digunakan untuk fungsi lain tanpa membuat kamar terasa sempit. Perpaduan warna putih dan kayu natural membuat area tidur terlihat ringan secara visual, sehingga ruangan mungil tetap terasa lebih luas.

Bagian bawah bunkbed diubah menjadi area multifungsi yang bisa digunakan untuk menonton TV, membaca buku, hingga bermain. Sudut ini memberikan anak ruang untuk bersantai tanpa perlu menambahkan sofa atau furnitur besar lainnya. Konsep ini membuat satu furnitur memiliki dua fungsi utama sekaligus, sehingga penggunaan ruang menjadi jauh lebih efisien.

Berbeda dari furnitur built-in, credenza pada kamar ini dibuat tidak permanen. Artinya, posisinya dapat dipindahkan dengan mudah sesuai perubahan kebutuhan anak, baik saat ingin mengubah layout kamar maupun ketika fungsi ruang mulai berkembang. Fleksibilitas inilah yang membuat desain terasa lebih adaptif untuk digunakan dalam jangka panjang.
Ukuran ruang memang terbatas, tetapi fungsinya tidak harus ikut terbatas. Melalui bunk bed multifungsi, area santai, credenza yang mudah dipindahkan, dan lemari yang compact, kamar ini mampu menghadirkan kenyamanan tanpa kehilangan ruang gerak. Karena desain yang baik bukan ditentukan oleh luasnya ruangan, melainkan bagaimana setiap sudut dapat bekerja lebih cerdas untuk mendukung aktivitas dan tumbuh kembang anak setiap harinya.